Jenis-Jenis dan Fungsi Hydrant Nozzle

Nozzle dalam hydrant hadir dalam dua jenis. Yakni, jet dan spray nozzle. Keduanya memiliki fungsi yang sama, namun perbedaannya adalah cara kerja dan hasil pancarannya.

Adapun perbedaannya adalah sebagai berikut:

1. Jet Nozzle

Jet nozzle adalah satu dari dua jenis nozzle. Nozzle ini mampu mengalirkan pancaran air dengan tepat dan lurus. Nozzle ini juga memiliki kemampuan untuk memancarkan debit dan tekanan air yang sangat besar dan kuat.

Tentu dengan pancaran air yang sempurna tersebut, memungkinkan regu pemadam kebakaran untuk memadamkan api dari jarak yang cukup jauh. Pancaran air yang dihasilkan oleh jet nozzle, dapat langsung menjangkau api saat ada proses pemadaman kebakaran.

2. Spray Nozzle

Spray nozzle adalah jenis nozzle lainnya yang cukup berbeda dengan jet nozzle. Pancaran air yang dihasilkan tipe ini lebih mirip seperti tirai atau perisai air yang menyebar. Jadi sangat berbeda dengan pancaran air dari jet nozzle yang cenderung solid dan lurus.

Pancaran dari spray nozzle digunakan untuk melindungi orang atau regu damkar yang akan menuju ke titik api. Dengan berada di belakang pancaran air yang seperti tirai, maka akan terhindar dari jilatan api dan juga panas api yang menyengat.

Tirai air yang dihasilkan dari pancaran spray nozzle biasanya juga digunakan untuk mengevakuasi korban kebakaran. Atau juga bisa digunakan untuk mendinginkan area kebakaran pasca api padam. Pancaran yang dihasilkan spray nozzle akan mendinginkan area tersebut dan mencegah titik-titik api muncul kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *