Memilih Sarung Tangan yang Benar dan Baik

Memilih sarung tangan yang benar dan baik sangat penting untuk memastikan perlindungan optimal dan kenyamanan saat bekerja atau beraktivitas. Berikut adalah beberapa langkah dan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih sarung tangan yang sesuai:

Jenis Pekerjaan atau Aktivitas, tentukan jenis pekerjaan atau aktivitas yang akan Anda lakukan. Identifikasi risiko potensial yang mungkin Anda hadapi, seperti bahaya mekanis, bahan kimia, atau risiko mikrobiologis. Pilih jenis sarung tangan yang sesuai dengan risiko dan tuntutan pekerjaan atau aktivitas Anda.

Bahan Sarung Tangan, Pilih bahan sarung tangan yang tepat untuk kebutuhan Anda. Misalnya, gunakan sarung tangan nitril untuk proteksi terhadap bahan kimia atau lateks untuk perlindungan medis. Pertimbangkan juga adanya alergi terhadap bahan tertentu.

Ukuran dan Kekencangan, Pastikan sarung tangan memiliki ukuran yang sesuai dengan tangan Anda dan pas di jari-jari Anda dengan kencang. Sarung tangan yang terlalu longgar dapat mengganggu pekerjaan dan meningkatkan risiko cedera.

Standar Keselamatan. Periksa apakah sarung tangan telah memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Beberapa pekerjaan atau industri mungkin membutuhkan sarung tangan dengan sertifikasi khusus untuk memastikan perlindungan yang memadai.

Tingkat Proteksi, Pertimbangkan tingkat proteksi yang diberikan oleh sarung tangan tersebut terhadap risiko yang dihadapi. Pastikan sarung tangan memberikan perlindungan yang sesuai dengan tingkat bahaya yang ada di tempat kerja atau aktivitas Anda.

Kenyamanan, Pastikan sarung tangan nyaman digunakan untuk jangka waktu yang lama. Pilih sarung tangan dengan bahan yang tidak menyebabkan iritasi atau gangguan saat bekerja.

Ketahanan, Perhatikan ketahanan sarung tangan terhadap keausan, sobek, atau kerusakan lainnya. Sarung tangan yang mudah rusak tidak akan memberikan perlindungan yang baik.

Fleksibilitas, Pastikan sarung tangan cukup fleksibel sehingga memungkinkan gerakan tangan yang bebas dan mudah dalam melakukan pekerjaan.

Kebersihan, Pilih sarung tangan sekali pakai untuk pekerjaan yang memerlukan kebersihan dan pencegahan kontaminasi silang. Untuk pekerjaan yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan lebih lama, pilih sarung tangan yang dapat dicuci dan digunakan berulang kali.

Lingkungan Kerja, Pertimbangkan kondisi lingkungan kerja, seperti suhu ekstrem atau lingkungan dengan paparan bahan berbahaya, dan pilih sarung tangan yang sesuai untuk lingkungan tersebut.

Perawatan, Pastikan Anda memahami cara menggunakan dan merawat sarung tangan dengan benar. Ikuti instruksi penggunaan dan cara perawatan yang diberikan untuk memastikan perlindungan yang efektif dan penggunaan yang aman.

APD Pemadam Kebakaran yang Wajib Dipakai

Bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran atau damkar sangatlah tidak mudah. Ada begitu banyak resiko yang menyertai pekerjaan ini. Dibalik seberapa hebatnya peran petugas damkar, ada beberapa detail yang menjadi kunci keberhasilan pekerjaan ini. Salah satunya adalah penggunaan APD pemadam kebakaran yang tepat. Kenapa APD? Karena dengan tantangan dan resiko yang menyertai, penting untuk petugas damkar menggunakan APD yang dapat melindungi mereka dari resiko cedera atau yang biasa disebut resiko kecelakaan kerja. Di artikel ini kita akan membahas beberapa kategori produk APD yang wajib digunakan oleh petugas damkar terutama saat proses pemadaman api kebakaran.

Sebelum membahas tentang APD nya, kita akan membahas sedikit tentang mengapa bisa terjadi kebakaran. Mungkin Anda juga setuju kalau kebakaran merupakan salah satu bencana yang cukup sering terjadi, terutama dipemukiman padat penduduk. Ada banyak hal yang menjadi penyebab kebakaran, salah satunya adalah adanya pemantik api atau gas di ruangan yang sama yang menjalar kemudian mengenai seluruh benda yang ada. Faktor lain yang bisa jadi penyebabnya adalah korsleting listrik.

Apapun alasannya, jika sudah terjadi musibah tersebut tidak ada hal lain yang lebih penting untuk dilakukan selain memadamkan api agar tidak menyebar lebih luas. Namun seringkali api sulit dipadamkan oleh kita sendiri, karena besarnya api dan tingginya resiko yang ada. Itulah tugas damkar, dan itulah alasan mengapa dibutuhkannya APD pemadam kebakaran. Alat pelindung kebakaran inilah yang melindungi petugas agar bisa selamat saat memadamkan api maupun saatu mengevakuasi korban kebakaran.

Alat Pelindung Kebakaran

Sebagian besar alat pelindung kebakaran terdiri dari alat safety yang memiliki resistensi terhadap api, dan juga alat bantu pernapasan. Langsung saja kita bahas apa saja alat pelindung kebakaran yang wajib dipakai petugas damkar.

  • Helm Pemadam Kebakaran

Produk pertama yang wajib dipakai adalah helm pemadam kebakaran. Helm pemadam kebakaran atau biasa disebut helm rescue pemadam memiliki fungsi untuk melindungi area kepala, wajah dan juga mata dari api serta asap di wilayah kebakaran. 

  • Baju dan Celana Pemadam Kebakaran

Produk kedua yang wajib dipakai adalah baju dan celana pemadam kebakaran. Alat pelindung diri (APD) yang satu ini juga merupakan salah satu APD terpenting yang wajib digunakan oleh petugas. Tanpa menggunakan baju APD ini, petugas damkar tidak bisa memasuki area yang penuh dengan kobaran api dan tidak bisa melakukan proses evakuasi korban. 

  • Respirator atau SCBA

Alat pelindung diri ketiga yang tidak boleh terlewatkan untuk dipakai adalah respirator atau SCBA. Anda bisa memilih salah satu diantaranya, sesuai dengan kondisi di lapangan. Namun, Anda tetap harus menggunakan salah satunya bagaimanapun lokasi kebakarannya, karena alat ini membantu Anda untuk bernapas dengan aman di tengah wilayah dengan banyak asap.

  • Sarung Tangan Pemadam Kebakaran

APD keempat yang harus digunakan adalah sarung tangan pemadam kebakaran. Sarung tangan pemadam kebakaran penting untuk memudahkan mobilitas petugas damkar tanpa takut akan resiko cedera pada area tangan. 

  • Sepatu Pemadam Kebakaran

APD Damkar terakhir dan yang tak kalah penting adalah sepatu pemadam kebakaran. Sepatu yang baik akan memudahkan mobilitas petugas damkar, ditengah sulitnya medan yang harus dilalui. Sepatu safety ini biasanya berbentuk sepatu boots, karena perlindungan yang diberikan harus menyeluruh dan maksimal.

4 Spesifikasi Sarung Tangan Khusus Pemadam Kebakaran yang Memiliki Perlindungan Ekstra

Pernahkah Anda berfikir bagaimana cara petugas pemadam kebakaran (damkar) melindungi tangannya ketika berhadapan dengan api? Sudah tentu para petugas damkar memiliki sarung tangan khusus yang dapat menahan panas kobaran si jago merah. Sarung tangan ini memiliki bahan dasar berupa SUEDE atau bisa juga berasal dari kulit sapi.

Selain didesain untuk tahan terhadap api, sarung tangan khusus ini juga memiliki daya tahan yang kuat. Sehingga sangat mendukung kinerja dari para petugas pemadam kebakaran. Sarung tangan damkar ini sebenarnya juga dijual secara bebas di pasaran, namun dengan harga sepuluh bahkan dua puluh kali lipat dibandingkan sarung tangan biasa. Berikut adalah 4 spesifikasi sarung tangan khusus pemadam kebakaran yang memiliki perlindungan ekstra.

1. Bahan Berkualitas Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya sarung tangan ini berbahan dasar SUEDE atau kulit sapi sehingga memiliki daya tahan yang lebih kuat daripada sarung tangan dengan bahan katun.

2. Terdapat Reflektor Reflektor adalah bahan yang dapat menyala ketika keadaan gelap. Hal ini berguna untuk memudahkan petugas pemadam kebakaran dalam mengetahui lokasi satu sama lainnya.

3. Memiliki Ukuran yang Tebal dan Besar Sarung tangan khusus ini memiliki ukuran dan ketebalan yang melebihi sarung tangan pada umumnya. Hal ini dimaksud untuk melindungi tangan secara keseluruhan dari panasnya kobaran api.

4. Harga Terbilang Mahal Berdasarkan fungsi dan bahan yang digunakan, maka tak heran jika sarung tangan khusus pemadam kebakaran memiliki harga jual yang mahal.

Spesifikasi Umun Sarung Tangan Damkar Yang Biasa Digunakan

Mengingat keselamatan pemadam kebakaran tak kalah penting dari misi penyelamatan itu sendiri, petugas harus menggunakan sarung tangan pemadam berkualitas. Di pasaran cukup banyak merek sarung tangan damkar yang tersedia. Agar tak salah pilih, sebaiknya simak spesifikasi umum sarung tangan yang biasa digunakan oleh pemadam kebakaran berikut ini.

  • Bahan

Mayoritas bahan yang digunakan adalah suede. Harganya lebih bersahabat dibandingkan sarung tangan damkar berbahan kulit. Namun, untuk daya ketahanan yang lebih tinggi dan awet, Anda bisa memilih sarung tangan damkar berbahan kulit atau serat sintetis kombinasi.  

  • Ukuran

Ukuran 16 inci merupakan yang paling umum. Meskipun demikian, terdapat ukuran lain yang tersedia. Dalam memilih ukuran, usahakan sarung tangan harus pas, tidak kekecilan ataupun kebesaran. Hal ini dilakukan agar Anda tetap nyaman menggunakan sarung tangan damkar dalam waktu lama. Berbeda dari sarung tangan biasa, sarung tangan damkar lebih panjang, hampir menutupi sebagian lengan. Bahannya tebal agar melindungi tangan secara maksimal dari panas maupun benda berbahaya lainnya. 

  • Komponen Pendukung

Sarung tangan damkar dilengkapi reflektor yang dapat menyala dalam keadaan minim cahaya ataupun gelap. Reflektor akan memudahkan petugas pemadam kebakaran mengetahui letak tangan ketika memegang selang air. 

  • Harga

Harga sarung tangan damkar bervariasi. Mengingat kegunaannya yang begitu besar, harga sarung tangan ini berkali lipat lebih mahal daripada sarung tangan biasa. 

Mengapa Sarung Tangan Pemadam Harus Digunakan?

Sesuai namanya, sarung tangan damkar memang diciptakan secara khusus untuk melindungi tangan. Alat ini dapat meredam panas, tahan goresan, dan tahan bahan kimia berbahaya. Sarung tangan damkar terdiri dari tiga lapisan, yakni kulit luar, penghalang kelembaban, dan lapisan termal. 

Umumnya, kulit luar sarung tangan damkar dibuat dari suede atau kulit hewan asli, seperti sapi, kambing, rusa, babi, atau kanguru. Dibandingkan suede, sarung tangan damkar dari kulit hewan memberikan daya cengkeram dan gesek serta ketahanan tusukan yang lebih baik. Tak jarang, kulit hewan asli akan dikombinasikan dengan silikon agar ketahanan dan daya serap sarung tangan terhadap air makin tinggi.  

Kendati demikian, sarung tangan damkar modern juga menggunakan serat sintetis sebagai pengganti kulit hewan asli. Serat sintetis memiliki ketahanan yang kuat terhadap goresan dan panas. Bahkan, sejumlah produsen sarung tangan damkar memadukan serat sintetis dengan bahan lain untuk memperkuat ketahanan di bagian telapak tangan luar, lapisan dalam, dan punggung tangan. 

Lapisan penghalang kelembaban mencegah terjadinya penetrasi fisik cairan, seperti air, bahan kimia, ataupun darah. Lapisan ini biasanya terbuat dari bahan PTFE (polytetrafluoroethylene) yang tahan air dan panas. Sementara penghalang termal berfungsi memberikan insulasi ekstra ke tangan. Lapisan ini memberikan perlindungan dari panas dan kenyamanan selama menggunakan sarung tangan damkar. 

Berbekal ketiga lapisan tersebut, tangan akan terlindungi penuh dari bahaya ketika bertugas. Risiko terkena gesekan, percikan air, cairan kimia berbahaya, atau kobaran api dapat ditekan semaksimal mungkin. Anda bisa bertugas dengan nyaman dan fokus terhadap penyelamatan. 

Mengenal Material dan Konstruksi EEBD dan Breathing Apparatus

EEBD dan breathing apparatus atau alat napas darurat merupakan perangkat yang berfungsi untuk memberikan oksigen pada orang yang sedang dalam kondisi darurat atau berbahaya. Perbedaan kedua alat ini terletak pada material dan konstruksinya. Berikut penjelasan lebih detailnya:

  • EEBD

EEBD atau emergency escape breathing device merupakan alat napas yang digunakan untuk membantu pekerja yang harus meninggalkan suatu area yang berbahaya atau darurat seperti lokasi kebakaran atau ledakan. Material yang digunakan pada EEBD biasanya terbuat dari bahan karet, termoplastik, dan stainless steel. Konstruksi EEBD didesain untuk tahan terhadap tekanan yang tinggi dan tahan terhadap suhu yang ekstrim. Sehingga EEBD dapat digunakan dalam kondisi darurat yang sangat ekstrim sekalipun.

  • Breathing Apparatus

Breathing Apparatus atau alat napas biasa digunakan di tempat-tempat yang memiliki konsentrasi zat berbahaya seperti di lokasi pertambangan atau pengolahan industri kimia. Material yang digunakan pada breathing apparatus biasanya terdiri dari bahan karet atau termoplastik. Konstruksi breathing apparatus dilengkapi dengan sistem filter atau purifier yang berfungsi untuk membersihkan udara dan membantu proses respirasi saat digunakan.

Mengenal Perbedaan Fungsi EEBD dan Breathing Apparatus

EBBD (Emergency Escape Breathing Device) dan Breathing Apparatus (BA) adalah peralatan yang digunakan untuk keselamatan saat terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya di mana kualitas udara sangat buruk atau tidak dapat dihirup. Keduanya adalah alat perlindungan pernapasan tetapi memiliki perbedaan dalam fungsi dan penggunaannya.

EEBD dirancang untuk evakuasi cepat dan darurat dari tempat kerja. Itu berarti, ketika terjadi keadaan darurat, pekerja dapat menggunakannya dan meninggalkan area bahaya dengan segera. EEBD dapat digunakan hanya selama beberapa menit, biasanya dari 10 sampai 15 menit dan hanya untuk digunakan dalam situasi darurat.

Sementara itu, BA digunakan oleh petugas pemadam kebakaran, penyelam, atau pekerja yang melakukan aktivitas di tempat yang memiliki atmosfer beracun. Sebuah BA berisi tabung oksigen untuk memungkinkan pekerja untuk bertahan hidup saat berada di area yang tidak dapat dihirup. Karena fungsi utamanya adalah untuk memungkinkan pekerja untuk bekerja di lingkungan yang berbahaya, BA dirancang agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.

EEBD dan BA juga berbeda dalam desainnya. EEBD biasanya lebih ringan dan portabel, sehingga mudah dikemas dan digunakan untuk evakuasi darurat. Sementara itu, BA lebih berat dan lebih rumit, karena harus mengandung tambahan oksigen dan peralatan di dalamnya.

Bagi perusahaan yang mengoperasikan pekerja di area yang berbahaya, penting untuk memilih perlengkapan pernapasan yang tepat untuk menjamin keselamatan mereka. EEBD cocok untuk diatur dalam rencana evakuasi darurat dan digunakan untuk evakuasi darurat. Sementara itu, BA digunakan oleh petugas pemadam kebakaran, penyelam, atau pekerja yang membutuhkan perlindungan pernapasan selama jangka waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, perusahaan harus menjalankan penilaian risiko secara menyeluruh untuk menentukan peralatan pernapasan mana yang sesuai untuk digunakan.

Breathing Apparatus Memiliki Tiga Komponen Utama

Tangki atau tabung bertekanan tinggi, dan memiliki volume atau kapasitas yang beragam. Untuk kapasitas yang paling umum berkisar : 9L, 8L, 6L, 5L, 4L, 3L, dsan 2L. Tangki biasanya terbuat dari bahan Alumunium, Baja maupun Fiber Composite. 

Regulator pengatur tekanan yang berfungsi untuk mengatur tekanan udara.

Sambungan inhalasi berupa corong mulut atau masker mulut dan masker wajah yang menjadi satu kesatuan.

Masker breathing apparatus ini mandiri atau self contained sebab rangkaian sitem pernafasannya tidak tergantung dengan persediaan udara dari selang yang panjang cukup dengan tabung bertekanan udara. Udara dari BA baisanya merupakan oksigen murni, tetapi udara yang difiltrasi serta dikompresi. Alat ini sangat resitant terhadap api serta membantu membrikan udara yang layak agar penggunanya dpat bernafas dengan baik. 

Breathing Apparatus Alat Pernapasan Untuk Pemadam Kebakaran

Seperti yang kita ketahui bahwa breathing apparatus adalah alat bantu pernapasan untuk pemadam kebakaran terutama jika terjadi kebakaran dalam skala yang sangat besar.

Berikut ulasan singkat tentang breathing apparatus :

Self Contained breathing apparatus juga dikenal dengan alat pernapasan bertekanan udara yang biasa di sebut dengan SCBA atau BA. Alat ini biasa digunakan oleh para petugas pemadam kebakaran seperti tim pemadam kebakaran ketika bertugas memadamkan kebakaran bersekala besar, seperti gedung tinggi, pabrik, pom besin dll, Alat ini juga bisa digunakan oleh tim penyelamat lainnya seperti penyelamatan di kedalaman laut. Fungsi utama BA, membantu untuk melakukan pernafasan terutama ketika dalam keadaan atau dalam peristiwa berbahaya. Alat ini dibuat untuk penggunaan didarat dan dikedalaman laut yang biasa di sebut Self Contained Underwater breathing apparatus atau SCUBA.

Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) berfungsi sebagai Alat pelindung pernapasan beserta perlengkapannya adalah alat pelindung yang berfungsi untuk melindungi organ pernapasan dengan cara menyalurkan udara bersih dan sehat dan/atau menyaring cemaran bahan kimia, mikro-organisme, partikel yang berupa debu, kabut (aerosol), uap, asap, gas/ fume, dan sebagainya.

Self-Contained Breathing Apparatus Adalah

SCBA atau akronim dari Self-Contained Breathing Apparatus adalah alat bantu pernapasan yang biasa digunakan oleh para petugas penyelamat contohnya tim pemadam kebakaran ketika memadamkan kobaran api. SCBA terdiri dari tabung bertekanan udara, penunjuk tekanan udara atau disebut juga pressure gauge, masker dan peralatan-peralatan pembawa. SCBA ini diisi dengan udara bebas sebagai peralatan bantu pernafasan.

Pengisian tabung udara SCBA dilakukan dengan menggunakan Air Breathing Compressor bertekanan tinggi yang dilengkapi dengan filter-filter khusus untuk menyaring udara dan mengurangi kadar air. Udara yang dihasilkan compressor ini secara berkala dilakukan uji kandungan, yang bertujuan untuk memastikan kondisi dan komposisi udara yang dihasilkan. Selain itu, tabung SCBA juga secara berkala dilakukan Hidro Test untuk memastikan kondisi dan kekuatan botol terhadap tekanan. Hidro Test adalah tes dengan cara dengan memasukkan air ke dalam bejana tekan atau perpipaan dengan tekanan tertentu. Kemudian, kondisi bertekanan ditahan sampai jangka waktu tertentu sesuai dengan standar rujukan yang digunakan.

SCBA ini akan mengeluarkan bunyi seperti peluit sebagai tanda bahwa tekanan udara dari dalam botol sudah hampir habis dan segera mengevakuasi diri ke tempat yang aman.