Standar Desain Rompi Safety

Desain rompi safety didasarkan pada standar industri yang telah ditetapkan. Salah satu standar yang digunakan secara internasional adalah American National Standards Institute (ANSI) / International Safety Equipment Association (ISEA). Desain rompi safety meliputi warna, pemilihan bahan, dan penempatan pita reflektif. Berikut adalah beberapa desain umum yang digunakan dalam rompi safety:

1. Warna Cerah

Rompi safety umumnya dirancang dengan warna cerah seperti kuning, oranye, atau hijau. Warna-warna ini dapat dengan mudah terlihat oleh pengemudi kendaraan dan pekerja lain di lokasi kerja. Warna cerah juga membuat pengguna rompi safety lebih terlihat dalam jarak yang jauh dan mengurangi risiko kecelakaan.

2. Pita Reflektif

Hal yang membedakan rompi biasa dan rompi safety adalah desain pita reflektifnya. Pemantul cahaya atau pita reflektif adalah fitur penting dalam desain rompi safety. Pita ini ditempatkan secara strategis di sekitar rompi untuk meningkatkan visibilitas pengguna dalam kondisi minim cahaya. Ketika terkena cahaya, pita reflektif memantulkan cahaya kembali ke sumbernya, membuat pengguna rompi safety lebih terlihat.

3. Desain Ergonomis

Rompi safety juga dirancang dengan desain ergonomis yang memperhatikan kenyamanan dan mobilitas pengguna. Desain ini memungkinkan pengguna untuk bekerja dengan lebih leluasa dan nyaman tanpa menghambat gerakan mereka. Rompi safety dengan desain ergonomis juga mengurangi risiko cedera atau kelelahan yang disebabkan oleh penggunaan rompi yang tidak nyaman.

4. Kualitas Bahan

Bahan yang digunakan dalam pembuatan rompi safety harus berkualitas tinggi dan tahan lama. Bahan seperti polyester sering digunakan karena kekuatan dan daya tahan yang baik. Selain itu, bahan ini juga mudah dicuci dan kering sehingga rompi safety selalu dalam kondisi yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *