Faktor Penyebab Kebakaran yang Sering Terjadi di Lingkungan Rumah

  • Colokan Listrik

Colokan yang menumpuk bisa memicu korsleting listrik dan insiden kebakaran. Maka lebih baik mulai hindari terlalu banyaknya kontak T atau sejenisnya yang menumpuk pada colokan listrik. Dikhawatirkan, penumpukan pada colokan listrik tersebut akan menimbulkan suhu panas yang berasal dari aliran listrik, lalu panas tersebut terperangkap, dan akhirnya menyebabkan korsleting listrik atau kebakaran.

  • Rokok

Merokok juga bisa menjadi faktor penyebab kebakaran. Rokok bisa menjadi penyebab kebakaran di lingkungan sekitar rumah, pasar, dan tempat yang padat penduduk lainnya. Pemantiknya adalah sampah-sampah plastik dan kertas. Bila puntung rokok dibuang sembarangan, kebakaran karena rokok berisiko terjadi. Maka hindari membuang puntung rokok sembarangan.

  • Cairan Bahan Bakar

Faktor penyebab kebakaran yang umum terjadi berikutnya yaitu cairan bahan bakar. Mulai dari bensin, solar, minyak tanah, lem, dan parfum. Untuk bisa menghindari pemantik api dari cairan tersebut, ada baiknya simpan cairan di tempat yang aman. Faktor penyebab kebakaran yang umum terjadi di kota-kota besar selain listrik adalah cairan yang ditaruh sembarangan. Parfum dan lem sebagai contohnya. Belum banyak yang sadar bahwa kedua bahan ini dapat membuat api menjadi lebih ganas. Kebakaran akan lebih parah dan besar ketika ada kedua bahan tersebut di dalam sebuah ruang.

  • Kabel Rusak

Faktor penyebab kebakaran yang umum terjadi berikutnya yaitu penggunaan kabel yang tidak layak atau rusak. Agar penggunaan kabel aman, sebaiknya hindari sering menggulung kabel. Tentu saja agar kualitas kabel tetap terjaga dengan baik. Kondisi lingkungan terkadang membuat kabel yang digunakan pada instalasi listrik menjadi rusak. Mulai dari mengelupasnya lapisan pembungkus kabel karena digigit oleh tikus, atau mungkin karena terlindas lemari. Maka dari itu, perlu dilakukan pengecekan secara rutin terhadap kondisi instalasi listrik di rumah. Perbaharui instalasi listrik di rumah minimal sekali dalam jangka waktu lima tahun.

  • Listrik Dekat Api

Paparan panas berlebih bisa menjadi salah satu penyebab korsleting listrik di rumah sampai memicu kebakaran. Sumber listrik yang terpapar panas berlebih akan berpotensi menimbulkan percikan api. Itulah mengapa, ada baiknya untuk menjauhkan peralatan listrik dari sumber panas seperti kompor dan sebagainya. Selain itu, kondisi sambungan kabel yang tidak rapi juga akan menjadi penyebab korsleting listrik di rumah dan faktor penyebab kebakaran yang umum terjadi.

  • Masalah Dapur

Faktor penyebab kebakaran yang umum terjadi berikutnya adalah masalah di dapur. Insiden kebakaran ini biasanya disebabkan oleh kelalaian saat sedang berada di dapur. Masalahnya bukan hanya ledakan kompor dan gas yang dapat menjadi penyebab kebakaran yang umum terjadi di rumah. Melainkan juga saat wajan dan panci menjadi sangat pantas lantaran tidak diperhatikan saat memasak. Bila keduanya terlalu lama kontak dengan api, maka potensi lalapan jago merah akan mengintai rumah. Untuk mengantisipasi masalah seperti ini, mulai hindari memasak sambil meninggalkan dapur

  • Petir

Petir merupakan faktor penyebab kebakaran yang umum terjadi. Petir tidak selalu menyebabkan kebakaran di lahan vegetasi, tetapi juga di rumah-rumah. Terutama bagi yang rumahnya tidak dipasang penangkal petir dan banyak alat elektronik di dalamnya. Biasanya sambaran pentir lebih berdampak pada musim kemarau, ketika lahan vegetasi kering dan mudah tersulut api.

  • Kemarau

Musim kemarau yang terlampau panjang merupakan salah satu faktor penyebab kebakaran berikutnya. Terutama kebakaran yang terjadi di hutan, biasanya akan sangat sulit dikendalikan. Kemarau bisa menjadi faktor penyebab kebakaran yang umum terjadi di rumah dan ladang. Hal ini terutama pada rumah dengan taman yang jarang terawat dan disiram, lalu di ladang yang sudah dipanen tetapi tidak kunjung diairi lagi.

  • Letusan Vulkanik

Letusan vulkanik gunung berapi juga bisa menjadi faktor penyebab kebakaran yang umum terjadi. Letusan gunung biasanya memicu kebakaran hutan dan akan menjadi semakin parah di musim kemarau yang panjang. Risiko terbesarnya, area vegetasi terbakar oleh material vulkanik yang dimuntahkan ketika terjadi sebuah letusan. Bila letusan terjadi sangat hebat, kondisi ini bisa menjadi faktor penyebab kebakaran yang umum terjadi di pekarangan warga area pegunungan. Kebakaran karena letusan gunung sangat sulit dikendalikan karena dipengaruhi oleh kondisi alam dan terjadi secara alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *