Tips merawat Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

  • Dilakukan pengecekan berkala per-6 bulan.
  • Untuk menghindari pembekuan media pada tabung pemadam api, harap dilakukan 1 kali pembolak-balikan tabung per-bulan.
  • Dilakukan pengecekan tekanan dalam tabung dengan mengecek pressure/indikator yang berada pada tabung pemadam api.
  • Dilakukan pengecekan selang pada tabung pemadam api.
  • Dilakukan pembersihan tabung untuk menghindari karat dan korosi.

Cara Menggunakan APAR CO2

  1. Periksa APAR: Pastikan APAR berada dalam kondisi baik dan tidak rusak.
  2. Arahkan Nozel ke Api: Arahkan nozel APAR ke basis api, hindari mengarahkannya ke ujung api.
  3. Tekan Pegangan: Tekan pegangan APAR untuk melepaskan gas CO2. Pegang APAR pada jarak yang aman dari api, jangan terlalu dekat karena dapat menimbulkan resiko terpapar panasnya api.
  4. Gerakkan Nozel: Gerakkan nozel ke seluruh area api secara perlahan dan pastikan gas CO2 menyelimuti seluruh permukaan api.
  5. Periksa Ulang: Setelah pemadaman, periksa kembali area untuk memastikan tidak ada bara api tersisa. 

Berapa kadar oksigen minimal yang dibutuhkan untuk pembakaran

Untuk terjadi proses pembakaran, setidaknya dibutuhkan 15 persen volume oksigen di udara. Udara normal di atmosfer kita mengandung sekitar 21 persen oksigen. Selain berasal dari udara, ada beberapa bahan bakar yang juga mengandung oksigen yang menjadi pendukung terjadinya kebakaran.

Berapa bulan sekali pemeliharaan APAR

Setiap alat pemadam api ringan harus di periksa 2 (dua) kali dalam setahun, yakni pemeriksaan dalam jangka 6 (enam) bulan; dan pemeriksaan dalam jangka 12 (dua belas) bulan.

Apa Permen yang mengatur tentang APAR

Jarak Tidak Lebih dari 15 Meter

Jarak penempatan APAR yang satu dengan APAR lainnya berdasarkan Permenaker APAR adalah tidak boleh lebih dari 15 meter. Terkecuali ditetapkan oleh pegawai dari ahli keselamatan kerja atau pengawas keselamatan kerja.

Ciri – ciri alat pemadam kebakaran

APAR memiliki tabung berwarna merah (rata-rata tabung alat pemadam api berwarna merah di Indonesia) dan berukuran tidak terlalu besar. APAR memiliki ciri khas, yaitu ringan dan mudah dijinjing atau dibawa. Umumnya, terdapat delapan komponen pada sebuah alat pemadam api ringan yaitu: Tabung APAR.

Berapa jarak penyemprotan dengan titik api

Untuk memastikan keamanan dan keefektifan prosedur penggunaan APAR, harus diperhatikan jarak penyemprotan APAR dari titik api. Prosedur penggunaan APAR yang efektif dan aman adalah pada jarak 3-5 meter dari titik api.

Ukuran APAR ada berapa?

APAR dry chemical powder atau serbuk kimia tersedia dalam ukuran: 1 Kg, 2 Kg, 3 Kg, 3.5 Kg, 4 Kg, 4.5 Kg, 5 Kg, 6 Kg, 9 Kg. APAR carbon dioxide atau CO2 tersedia dalam ukuran: 2 Kg, 3 Kg, 5 Kg, dan 6.8 Kg.

Apa fire blanket memiliki masa kedaluwarsa?

Sebetulnya fire blanket tidak memiliki masa kedaluwarsa, namun ada beberapa fire blanket yang memerlukan penggantian dan hanya sekali pakai. Beberapa produsen merekomendasikan untuk mengganti fire blanket setelah digunakan untuk memadamkan api. Tetapi ada juga fire blanket yang dapat digunakan berulang-ulang setelah digunakan untuk memadamkan api.

Kenapa APAR harus berwarna merah?

Warna merah warna sering kali digunakan sebagai tanda bahaya. Dalam kasus kebakaran, ternyata warna merah adalah warna yang mudah terlihat pada saat mata diselimuti asap akibat kebakaran. Peraturan di beberapa negara mengharuskan tabung pemadam api berwarna merah.