Keunggulan Sistem Pemadam Kebakaran Otomatis

Sistem pemadam api otomatis ini menawarkan berbagai keunggulan yang menjadikannya pilihan menarik dalam menjaga keamanan bangunan dari bahaya kebakaran :

  • Faktor keamanan, Keunggulan utama dari penggunaan alat pemadam otomatis adalah dari segi keamanan. Sistem ini akan mengurangi risiko korban jiwa akibat kebakaran berkat cara kerja yang cepat dan otomatis.
  • Reaksi cepat, Jenis pemadam otomatis merespon terhadap munculnya api hanya dalam hitungan detik setelah mendeteksi gejala awal. Hal ini tentunya akan mencegah api membesar dan merambat kemana-kemana.
  • Selalu siap sedia 24 jam dalam sehari, Jenis pemadam ini sangat efektif untuk melindungi area yang kosong atau minim dari pengawasan manusia. Sifatnya yang otomatis siap untuk memadamkan api kapan saja, 24 jam dalam sehari tanpa ada batasan waktu.
  • Mengurangi kerugian materi, Kemampuannnya dalam menghentikan kebakaran sebelum meluas tentu saja akan mengurangi kerusakan yang muncul dan secara otomatis mengurangi kerugian materi yang diderita.
  • Sistem pemeliharan yang mudah, Sistem pemeliharaan dan perawatan APAR relatif mudah dan sederhana, untuk upaya penghematan jangka panjang. Proses perawatan dilakukan secara berkala dengan melihat indikator tekanan pada alat pressure gauge  di dekat bulb. Apabila jarum indikator berada di daerah hijau, artinya kondisi tekanan tabung aman. Apabila jarum menunjukkan kondisi low pressure atau over pressure, maka perlu segera dilakukan perbaikan.
  • Mudah digunakan, Sistem yang bekerja secara otomatis membuat alat pemadam ini jauh lebih mudah dipergunakan dan tidak membutuhkan keahlian tertentu dalam pengoperasiannya.
  • Harga kompetitif, Harga thermatic atau alat pemadam kebakaran otomatis relatif terjangkau, untuk dapat melayani kebutuhan dari berbagai pihak.
  • Baik untuk lingkungan, Secara mengejutkan, sistem pemadam kebakaran yang bekerja secara otomatis ternyata berdampak baik pada lingkungan.

Sistem otomatis yang memadamkan api sebelum membesar dan menjalar terbukti mampu mengurangi kadar emisi atau pencemaran udara. Berbagai gas hasil pembakaran yang berbahaya terhadap lingkungan juga dapat ditekan produksinya.

Secara tidak langsung, sistem ini juga mencegah material sisa pembakaran menjadi sampah yang menumpuk di area pembuangan. 

Pemasangan Alat Pemadam Kebakaran Otomatis

Anda dapat memasang alat thermatic ini dengan dua cara yaitu :

Pemasangan di langit-langit Tipe pemasangan ini paling efektif untuk mengatasi kebakaran yang terjadi secara merata dalam ruang. Alat pemadam kebakaran tipe ini memiliki braket yang mengikat tabung ke langit-langit.

Pemasangan di dinding Tipe ini dapat di pasang di dinding dengan untuk melindungi peralatan tertentu. Alat tipe ini dilengkapi dengan braket untuk memasang tabung tepat di area yang diinginkan. 

Pemilihan tipe pemasangan tentu perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi area yang hendak dilindungi.

Daya Jangkau Perlindungan Alat Pemadam Otomatis

Satu sistem pemadam kebakaran otomatis ini memiliki daya jangkau perlindungan yang berbeda, sesuai dengan ukuran tabung. Sebagai contoh :

Tabung APAR thermatic ukuran 6 kg dengan media pemadam dry powder memiliki daya jangkau perlindungan seluas 6 m2

Tabung APAR thermatic ukuran 12 kg dengan media pemadam dry powder memiliki daya jangkau perlindungan seluas 18 m

Untuk memastikan Anda mendapat perlindungan maksimal, cek spesifikasi dan daya jangkau dari setiap alat pemadam otomatis yang akan dipergunakan. Setiap brand mungkin memiliki kemampuan daya jangkau yang berbeda.

Berdasarkan data yang ada, Anda dapat menyesuaikan jumlah alat pemadam thermatic dengan luas ruangan. Jangan lupa untuk memperhitungkan pengaturan jarak antara satu thermatic dengan yang lainnya.

Untuk mendapatkan jangkaua maksimal, setiap unit APAR thermatic harus diletakkan posisi sentral atau pusat. Pastikan setiap sudut ruangan terjangkau oleh semprotan media pemadam dari tabung tersebut.

Perhatian: Hati-hati dalam memasang alat pemadam api otomatis di atas atau di dekat peralatan/mesin dengan suhu yang otomatis meningkat dalam penggunaan normal.

Jenis Media Pemadam

Pemadam api thermatic memiliki dua pilihan media pemadam. Anda dapat memilih pemadam dengan media yang sesuai dengan lokasi serta jenis api yang mungkin muncul.

1. Powder

Media pemadam berbentuk bubuk, cocok dipergunakan untuk area-area seperti kapal, kendaraan, ruang mesin, dan tempat-tempat yang menyimpan jenis cairan mudah terbakar. Dapat memadamkan api tipe A, B, dan C serta kebakaran listrik.

2. Clean Agent

Media pemadam cocok dipergunakan untuk area tertutup, ruang komputer, dan ruang tempat penyimpanan benda-benda sensitif, mengingat sifatnya yang bersih dan tidak meninggalkan residu.

Cara Kerja Pemadam Kebakaran Otomatis

Secara umum, cara kerja pemadam kebakaran otomatis tidak jauh berbeda dengan pemadam api manual. Perbedaan keduanya terletak cara pelepasan media pemadam di dalamnya.

Pelepasan media pemadam manual dilakukan dengan cara menekan tuas. Sementara pada jenis otomatis, media pemadam akan keluar secara otomatis.

Tahapan dan cara kerja alat pemadam api thermatic :

Alat pemadam memiliki bulb atau bola kaca yang dilengkapi dengan sensor atau detektor suhu.

Saat suhu mencapai 680 C, tekanan di dalam bulb akan naik yang menyebabkan bulb pecah.

Bersamaan dengan pecahnya bulb, media pemadam didalamnya akan keluar dan memadamkan api di sekitarnya.

Bagaimana jika tidak menggunakan box alat pemadam api ringan?

Sebenarnya tidak ada masalah ketika Anda tidak menggunakan pengaman berupa box APAR. Jika APAR milik Anda terbuat dari bahan berkualitas dengan ketebalan sesuai standar, bisa dipastikan kondisi media APAR akan baik-baik saja. Namun, untuk berjaga-jaga dari tangan-tangan jahil maupun menjaga APAR agar tetap bersih dan terlihat eksotis/enak dipandang.

Dengan adanya tabung dan media APAR, seperti dry chemical powder berkualitas tinggi, kemungkinan besar tidak akan terjadi penggumpalan. Karena biasanya penggumpalan media atau penurunan tekanan tabung dikarenakan terjadi kebocoran tabung maupun pada bagian leher APAR.

Spesifikasi Box Alat Pemadam Api Ringan

Box APAR dilengkapi dengan pintu penutup, namun menggunakan kaca yang bisa dipecahkan dengan mudah jika terjadi kebakaran. Jika pintunya terkunci, maka dalam keadaan darurat kaca bisa dipecahkan untuk mengambil APAR.

Selain itu, juga tersedia box APAR berbahan fiberglass (serat kaca). Biasanya box APAR jenis ini digunakan di tempat dengan kelembapan tinggi. Karena jika menggunakan besi pada area dengan kelembapan tinggi, dikhawatirkan box APAR akan cepat mengalami korosif.

Dengan sangat pentingnya penyimpanan APAR, para pengguna APAR harus memiliki box APAR. Ini guna melindungi APAR dari cuaca ekstrim dan menjaga performa APAR. Selain itu, untuk menjaga performa APAR, para pengguna APAR juga disarankan untuk selalu melakukan inspeksi rutin.

Standar Penggunaan Box APAR

Penggunaan box APAR harus sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. setiap alat pemadam api ringan harus dipasang menggantung pada dinding atau disarankan untuk ditempatkan dalam box APAR.

Standar penggunaan box APAR antara lain sebagai berikut:

  • Alat pemadam api ditempatkan pada box APAR yang tidak dikunci.
  • Box APAR dapat dikunci dengan syarat bagian depannya harus diberi safety glass dengan tebal maksimal 2 mm.
  • Ukuran panjang dan lebar bingkai safety glass harus disesuaikan dengan besarnya APAR yang ada di dalam box agar mudah dikeluarkan.
  • Pemasangan APAR harus berada pada ketinggian 1,2 meter dari permukaan lantai, kecuali jenis APAR dry chemical powder dan CO2 dapat ditempatkan lebih rendah dengan syarat jarak antara dasar APAR tidak kurang 15 cm dari permukaan lantai.

Fungsi Box Alat Pemadam Api Ringan

Box APAR bukan hanya berfungsi untuk menyimpan tabung APAR saja. Lebih dari itu, box alat pemadam api ringan memiliki fungsi dan manfaat yang lebih luas. Lalu, apa saja fungsi box APAR? Berikut penjelasannya.

1. Melindungi APAR dari cuaca ekstrem

Fungsi utama dari box APAR adalah untuk melindungi tabung APAR. Terutama untuk tabung APAR yang diletakkan di luar ruangan atau outdoor karena bisa terpapar suhu panas dari sinar matahari atau terkena hujan.

Jika tabung APAR memiliki kualitas yang rendah, maka ada kemungkinan mengalami kerusakan, seperti korosi.  Korosi bisa menyebabkan tabung APAR bocor. Hal ini mengakibatkan tekanan tabung APAR menurun, sehingga performa APAR pada saat digunakan menjadi tidak optimal. 

Permenakertrans No. 4 Tahun 1980 menyatakan bahwa alat pemadam api ringan tidak boleh dipasang dalam ruangan atau tempat yang suhunya lebih dari 49°C atau turun sampai minus 44°C. Kecuali jika APAR tersebut dibuat khusus untuk suhu di luar batas tersebut.

Berdasarkan peraturan tersebut, maka suhu pada tempat dipasangnya APAR harus diperhatikan. Terutama untuk APAR yang disimpan di luar ruangan. Agar tabung APAR lebih terlindungi dari paparan cuaca ekstrem, maka direkomendasikan untuk menggunakan box APAR.

2. Melindungi APAR dari tangan jail dan pencurian

Penggunaan box APAR juga bertujuan untuk melindungi APAR dari tangan orang-orang jail dan pencurian. Jika tabung APAR dimainkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, ada kemungkinan APAR mengalami kerusakan. Bisa juga ada komponen APAR yang hilang atau tekanan APAR menurun.

Bahkan, tidak sedikit terjadi kasus pencurian APAR yang disimpan di luar ruangan. Oleh karena itu, box APAR akan melindungi tabung APAR dari hal-hal merugikan semacam itu. Untuk kasus seperti ini, disarankan untuk menggunakan box APAR yang memiliki tutup dan dikunci.

Apa Itu Box Alat Pemadam Api Ringan?

Box APAR adalah salah satu kelengkapan tabung alat pemadam api ringan (APAR). Biasanya, box APAR diletakkan pada area-area yang dekat dengan titik kumpul evakuasi maupun pintu darurat. Ini bertujuan supaya tabung APAR bisa lebih mudah ditemukan pada saat kebakaran. 

Box alat pemadam api ringan merupakan sebuah benda yang bentuknya menyerupai peti kecil seukuran APAR. Box APAR tersedia dengan berbagai ukuran tergantung ukuran APAR yang akan disimpan di dalamnya, yaitu ukuran 2 – 9 kg. Namun, ada juga ukuran box APAR custom sesuai kebutuhan. 

Di Indonesia, standar warna box APAR adalah  merah. Penggunaan warna merah pada box APAR bertujuan untuk memudahkan petugas atau penghuni gedung lainnya untuk menemukannya pada saat kondisi darurat.

Ada juga jenis box APAR yang menggunakan bahan fiberglass (serat kaca). Biasanya, box APAR fiberglass digunakan di tempat-tempat dengan kelembaban tinggi. Hal ini karena box APAR fiberglass sangat tahan akan suhu lembab dan korosif.

Box APAR memiliki pintu yang akan mengamankan APAR dari tangan-tangan jail dan pencurian. Saat terjadi kebakaran, kamu tidak perlu sulit-sulit mencari kunci untuk membuka box APAR. Dalam situasi darurat, kaca pada pintu box APAR bisa dengan mudah dipecah untuk mengeluarkan APAR dari box tersebut.