Kelebihan Serta Kekurangan Selang Pemadam Kebakaran dari Canvas

Seperti halnya jenis selang yang lain, selang kanvas juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Memiliki tampilan khas berwarna putih, selang dari bahan kanvas ini bagian permukaannya memiliki tekstur seperti kain. Selang kanvas paling banyak digunakan di Indonesia karena dianggap sesuai dengan iklimnya yang tropis dan cuaca yang cenderung panas. Ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh selang ini antara lain:

  • Tahan lama

Selang kanvas dikenal karena ketahanannya yang tinggi yakni antara 13 sampai 17 bar. Karena daya tahannya ini, selang kanvas sangat mungkin langsung dipasangkan ke hydrant pillar yang biasanya hanya bertekanan kurang dari 10 bar

  • Awet

Meski dibuat dari bahan serat kain, namun karena diberi pelapis pada bagian dalamnya, selang ini cukup awet digunakan. Ada merek yang bahkan bisa dipakai sampai 5 tahun

  • Tersedia dalam beragam spesifikasi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, selang kanvas memiliki diameter yang beragam. Untuk selang berukuran 1,5 inci, biasanya dihubungkan dengan box hydrant yang ada di dalam ruangan. Sementara selang berukuran 2,5 inci umunya dipakai pada box hydrant yang ada di luar ruangan

  • Harganya terjangkau

Dibandingkan selang berbahan red rubber, selang kanvas cenderung lebih ramah di kantong.

Selain berbagai kelebihan, selang kanvas juga punya kekurangan. Karena permukaannya berwarna putih dan memiliki tekstur seperti kain, selang akan mudah kotor. Membersihkannya juga tidak semudah membersihkan selang karet. Karena itu, Anda perlu melakukan perawatan dengan saksama agar selang bisa dipakai dalam waktu lama.

Sejarah Penggunaan Fire Hose dari Canvas

Di Amsterdam, Belanda, Inspektur Pemadam Kebakaran, Jan van der Heyden bersama saudaranya, Nicolaes, memadamkan kebakaran pertama yang menggunakan selang di tahun 1673.

Waktu itu, mereka membuat selang dengan bahan kulit sepanjang 15 meter yang dijahit menyerupai kaki sepatu bot. Meskipun dengan tekanan terbatas, instalasi selang ke nosel leher angsa memungkinkan proses pemadaman menjadi lebih cepat dan akurat. Inspektur Van der Heyden juga dianggap sebagai sosok penting yang menciptakan selang isap dengan memanfaatkan kawat supaya tetap kaku.

Catatan tentang penggunaan selang kanvas terjadi di Philadelphia, Amerika Serikat, pada 1794. Selang dari bahan kanvas ini ternyata kurang tahan lama. Mereka kemudian kembali menggunakan selang kulit. Namun lagi-lagi, selang kulit yang dijahit justru mudah pecah. 

Sebuah perusahaaan selang asal Philadelphia kemudian membuat selang kulit yang digabungkan dengan paku, ring dan tembaga. Pada tahun 1890-an, selang pemadam yang dibuat dari benang linen yang ditenun melingkar perlahan menggantikan selang kulit. Selang ini bobotnya lebih.

Seiring berjalannya waktu, penggunaan material kanvas untuk membuat selang pemadam mulai kembali dilakukan. Selang ini juga dibuat dengan menggunakan serat kain berkualitas tinggi. Sementara di bagian dalamnya diberi pelapis karat yang membuat selang tidak mudah bocor dan mampu menahan air dengan tekanan tinggi. 

Selang kanvas yang bisa Anda temukan di pasaran memiliki variasi panjang antara 10-30 meter per unitnya. Diameternya pun bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan. Ada yang berdiameter 1,5 inci, 2 inci hingga 2,5 inci. Selang kanvas ini dilengkapi dengan coupling pada kedua ujungnya. Adanya coupling yang terbuat dari aluminium dan kuningan ini akan memudahkan Anda menyambungkan dua selang jika kurang panjang atau langsung menghubungkannya ke konektor hydrant nozzle. 

Kunci Teknik Menggulung Selang Pemadam Dengan Baik

Salah satu kunci utama untuk menjaga performa dan fungsi dari sebuah selang pemadam adalah dengan menggulungnya dengan baik setelah pemakaian. Menggulung selang dengan benar juga bisa memudahkan pemakaiannya di kemudian hari.

Sebelum belajar teknik menggulung, pahami dahulu beberapa komponen pada selang seperti female dan male coupling. Female coupling merupakan coupling yang terdapat pada sumber keluarnya air atau hydrant pilar. Male coupling merupakan coupling yang terpasang pada ujung selang atau nozzle dan biasanya coupling inilah yang selalu dibawa-bawa oleh petugas pemadam kebakaran beserta dengan selangnya.

Mengetahui posisi kedua coupling tersebut akan memudahkan Anda mempelajari teknik menggulung. Pertama Anda bisa memegang female coupling atau coupling yang pertama lalu gulung selang dengan arah yang berlawanan dengan jarum jam. Teruslah menggulung hingga tangan mencapai coupling yang kedua atau male coupling.

Hasil akhir gulungan in adalah posisi coupling pertama menghadap keatas. Tujuannya agar Anda bisa dengan mudah memegangnya saat akan menggunakan selang lagi di kemudian hari. Teknik yang kedua adalah dengan membuat kedua coupling bertemu sehingga selang membentuk lipatan lalu gulung lipatan tersebut.

Teknik yang pertama yaitu dengan tidak mempertemukan kedua kopling terbilang lebih efektif karena nantinya jika akan digunakan kembali selang hanya perlu dilempar kepada orang yang bertugas memadamkan api. Mengurai gulungan panjang biasanya butuh banyak waktu sedangkan seorang pemadam harus sigap dan cekatan. Makah salah seorang anggota harus pandai melemparkan selang dari jarak jauh sementara yang lain berlari ke titik api tanpa mereka harus berada di tempat yang sama berlama-lama menunggu selang terurai kembali.

Melempar selang, meskipun sulit, lebih baik daripada membawanya dan membuatnya bergesekan dengan permukaan tanah yang bisa menyebabkan selang mudah rusak dan robek. Akan tetapi jika menggunakan teknik gulungan kedua dimana dua coupling bertemu, maka mau tidak mau petugas harus menyeret dan membawa selang ke titik api sementara petugas lain diam di tempat memasang coupling. Ada baiknya Anda memahami seluk beluk mengenai fire hose sebelum membeli dan menggunakannya agar tidak terjadi kesalahan baik sebelum dan sesudah pemakaian.

Spesifikasi Selang Pemadam

Fire hose merupakan selang yang berfungsi sebagai perantara yang mengalirkan air untuk memadamkan api. Tanpa adanya selang pemadam ini, apalah artinya sebuah alat pemadam kebakaran. Itulah kenapa selang pemadam memiliki peran yang sangat penting dalam komponen tersebut.

Tidak hanya dipakai pada alat pemadam kebakaran saja, selang ini juga biasa dipasang di gedung atau bangunan-bangunan penting untuk berjaga-jaga jika muncul api yang tidak terduga. Sehingga komponen ini wajib ada dalam seluruh sistem Fire Hydrant

Tidak hanya bahan materialnya saja yang berbeda, selang pemadam juga memiliki ukuran yang varatif berkisar antara 10 hingga 30 meter disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Bahkan Anda bisa memilki selang yang panjangnya lebih dari 30 meter dengan cara menyambung dua selang menjadi satu dengan hose coupling.

Selang pemadam biasanya memiliki nozzle diujungnya dimana nozzle itulah yang akan membantu memusatkan tekanan air tinggi dari selang menuju titik api. Peran nozzle sangatlah penting karena saat air bertekanan tinggi terpusat pada satu titik maka api akan lebih cepat padam.

Jika selang pemadam dipakai di gedung atau bangunan, maka selang akan disimpan di dalam Hydrant Box bersama dengan aksesoris pendukung lainnya untuk memadamkan api. Letak kotak selang tersebut juga harus strategis agar dapat segera dipakai dalam keadaan darurat.

Beberapa Macam Selang Pemadam Berdasarkan Bahan Pembuatannya

Ada beberapa jenis selang pemadam yang biasa dipakai untuk memadamkan api, berikut beberapa macam selang pemadam berdasarkan bahan pembuatanya.

1. Selang Pemadam Polyester

Ada dua jenis polyester yang dipakai dalam pembuatan selang pemadam yaitu polyester filaments dan polyester staple. Bahan polyester memang cocok jika digunakan sebagai bahan dasar selang pemadam karena polyester mampu menahan tekanan air hingga 13 bar.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa fire hose merupakan selang yang dipakai untuk memadamkan api, itu berarti bawa alat ini didesain untuk mengeluarkan air dengan tekanan tinggi. Untuk mengakomodasi fungsi tersebut tentunya penggunaan bahan yang kokoh dan berkualitas sangat penting.

2. Selang Pemadam Kanvas

Kanvas yang dipakai untuk membuat selang pemadam adalah yang kokoh dan berkualitas tinggi. Material ini cukup kuat untuk menahan tekanan air agar selang tidak bocor saat digunakan. Tidak seperti bahan polyester, kanvas lebih kuat dalam menaham tekanan air hingga 17 Bar.

3. Selang Pemadam Rubber

Jika kedua bahan selang pemadam sebelumnya merupakan bahan material yang berasal dari serat kain, selang pemadan rubber lebih unik karena berbahan dasar karet. Dilihat dari bahan dasarnya, selang rubber memiliki permukaan yang licin dan anti air jika dibandingkan dengan kanvas dan polyester yang permukaannya cenderung halus.

Material rubber terbilang lebih kuat dan kokoh dibandingkan dengan material kain sehingga mampu memberikan daya tahan terhadap tekanan hingga mencapai 18 Bar. Rubber juga bisa dipakai baik di dalam maupun diluar ruangan tanpa takut terjadi kebocoran selang.

Faktor Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Memilih Sarung Tangan Yang Sesuai

Memilih sarung tangan yang benar dan baik sangat penting untuk memastikan perlindungan optimal dan kenyamanan saat bekerja atau beraktivitas. Berikut adalah beberapa langkah dan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih sarung tangan yang sesuai:

Jenis Pekerjaan atau Aktivitas, tentukan jenis pekerjaan atau aktivitas yang akan Anda lakukan. Identifikasi risiko potensial yang mungkin Anda hadapi, seperti bahaya mekanis, bahan kimia, atau risiko mikrobiologis. Pilih jenis sarung tangan yang sesuai dengan risiko dan tuntutan pekerjaan atau aktivitas Anda.

Bahan Sarung Tangan, Pilih bahan sarung tangan yang tepat untuk kebutuhan Anda. Misalnya, gunakan sarung tangan nitril untuk proteksi terhadap bahan kimia atau lateks untuk perlindungan medis. Pertimbangkan juga adanya alergi terhadap bahan tertentu.

Ukuran dan Kekencangan, Pastikan sarung tangan memiliki ukuran yang sesuai dengan tangan Anda dan pas di jari-jari Anda dengan kencang. Sarung tangan yang terlalu longgar dapat mengganggu pekerjaan dan meningkatkan risiko cedera.

Standar Keselamatan. Periksa apakah sarung tangan telah memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Beberapa pekerjaan atau industri mungkin membutuhkan sarung tangan dengan sertifikasi khusus untuk memastikan perlindungan yang memadai.

Tingkat Proteksi, Pertimbangkan tingkat proteksi yang diberikan oleh sarung tangan tersebut terhadap risiko yang dihadapi. Pastikan sarung tangan memberikan perlindungan yang sesuai dengan tingkat bahaya yang ada di tempat kerja atau aktivitas Anda.

Kenyamanan, Pastikan sarung tangan nyaman digunakan untuk jangka waktu yang lama. Pilih sarung tangan dengan bahan yang tidak menyebabkan iritasi atau gangguan saat bekerja.

Ketahanan, Perhatikan ketahanan sarung tangan terhadap keausan, sobek, atau kerusakan lainnya. Sarung tangan yang mudah rusak tidak akan memberikan perlindungan yang baik.

Fleksibilitas, Pastikan sarung tangan cukup fleksibel sehingga memungkinkan gerakan tangan yang bebas dan mudah dalam melakukan pekerjaan.

Kebersihan, Pilih sarung tangan sekali pakai untuk pekerjaan yang memerlukan kebersihan dan pencegahan kontaminasi silang. Untuk pekerjaan yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan lebih lama, pilih sarung tangan yang dapat dicuci dan digunakan berulang kali.

Lingkungan Kerja, Pertimbangkan kondisi lingkungan kerja, seperti suhu ekstrem atau lingkungan dengan paparan bahan berbahaya, dan pilih sarung tangan yang sesuai untuk lingkungan tersebut.

Perawatan, Pastikan Anda memahami cara menggunakan dan merawat sarung tangan dengan benar. Ikuti instruksi penggunaan dan cara perawatan yang diberikan untuk memastikan perlindungan yang efektif dan penggunaan yang aman.

Penggunaan APD Pemadam Kebakaran yang Tepat

Bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran atau damkar sangatlah tidak mudah. Ada begitu banyak resiko yang menyertai pekerjaan ini. Dibalik seberapa hebatnya peran petugas damkar, ada beberapa detail yang menjadi kunci keberhasilan pekerjaan ini. Salah satunya adalah penggunaan APD pemadam kebakaran yang tepat. Kenapa APD? Karena dengan tantangan dan resiko yang menyertai, penting untuk petugas damkar menggunakan APD yang dapat melindungi mereka dari resiko cedera atau yang biasa disebut resiko kecelakaan kerja. Di artikel ini kita akan membahas beberapa kategori produk APD yang wajib digunakan oleh petugas damkar terutama saat proses pemadaman api kebakaran.

Sebelum membahas tentang APD nya, kita akan membahas sedikit tentang mengapa bisa terjadi kebakaran. Mungkin Anda juga setuju kalau kebakaran merupakan salah satu bencana yang cukup sering terjadi, terutama dipemukiman padat penduduk. Ada banyak hal yang menjadi penyebab kebakaran, salah satunya adalah adanya pemantik api atau gas di ruangan yang sama yang menjalar kemudian mengenai seluruh benda yang ada. Faktor lain yang bisa jadi penyebabnya adalah korsleting listrik.

Apapun alasannya, jika sudah terjadi musibah tersebut tidak ada hal lain yang lebih penting untuk dilakukan selain memadamkan api agar tidak menyebar lebih luas. Namun seringkali api sulit dipadamkan oleh kita sendiri, karena besarnya api dan tingginya resiko yang ada. Itulah tugas damkar, dan itulah alasan mengapa dibutuhkannya APD pemadam kebakaran. Alat pelindung kebakaran inilah yang melindungi petugas agar bisa selamat saat memadamkan api maupun saatu mengevakuasi korban kebakaran.

Alat Pelindung Kebakaran

Sebagian besar alat pelindung kebakaran terdiri dari alat safety yang memiliki resistensi terhadap api, dan juga alat bantu pernapasan. Langsung saja kita bahas apa saja alat pelindung kebakaran yang wajib dipakai petugas damkar.

  • Helm Pemadam Kebakaran

Produk pertama yang wajib dipakai adalah helm pemadam kebakaran. Helm pemadam kebakaran atau biasa disebut helm rescue pemadam memiliki fungsi untuk melindungi area kepala, wajah dan juga mata dari api serta asap di wilayah kebakaran. 

  • Baju dan Celana Pemadam Kebakaran

Produk kedua yang wajib dipakai adalah baju dan celana pemadam kebakaran. Alat pelindung diri (APD) yang satu ini juga merupakan salah satu APD terpenting yang wajib digunakan oleh petugas. Tanpa menggunakan baju APD ini, petugas damkar tidak bisa memasuki area yang penuh dengan kobaran api dan tidak bisa melakukan proses evakuasi korban. 

  • Respirator atau SCBA

Alat pelindung diri ketiga yang tidak boleh terlewatkan untuk dipakai adalah respirator atau SCBA. Anda bisa memilih salah satu diantaranya, sesuai dengan kondisi di lapangan. Namun, Anda tetap harus menggunakan salah satunya bagaimanapun lokasi kebakarannya, karena alat ini membantu Anda untuk bernapas dengan aman di tengah wilayah dengan banyak asap.

  • Sarung Tangan Pemadam Kebakaran

APD keempat yang harus digunakan adalah sarung tangan pemadam kebakaran. Sarung tangan pemadam kebakaran penting untuk memudahkan mobilitas petugas damkar tanpa takut akan resiko cedera pada area tangan. 

  • Sepatu Pemadam Kebakaran

APD Damkar terakhir dan yang tak kalah penting adalah sepatu pemadam kebakaran. Sepatu yang baik akan memudahkan mobilitas petugas damkar, ditengah sulitnya medan yang harus dilalui. Sepatu safety ini biasanya berbentuk sepatu boots, karena perlindungan yang diberikan harus menyeluruh dan maksimal.

Spesifikasi Sarung Tangan Khusus Pemadam Kebakaran yang Memiliki Perlindungan Ekstra

Pernahkah Anda berfikir bagaimana cara petugas pemadam kebakaran (damkar) melindungi tangannya ketika berhadapan dengan api? Sudah tentu para petugas damkar memiliki sarung tangan khusus yang dapat menahan panas kobaran si jago merah. Sarung tangan ini memiliki bahan dasar berupa SUEDE atau bisa juga berasal dari kulit sapi.

Selain didesain untuk tahan terhadap api, sarung tangan khusus ini juga memiliki daya tahan yang kuat. Sehingga sangat mendukung kinerja dari para petugas pemadam kebakaran. Sarung tangan damkar ini sebenarnya juga dijual secara bebas di pasaran, namun dengan harga sepuluh bahkan dua puluh kali lipat dibandingkan sarung tangan biasa. Berikut adalah 4 spesifikasi sarung tangan khusus pemadam kebakaran yang memiliki perlindungan ekstra.

1. Bahan Berkualitas Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya sarung tangan ini berbahan dasar SUEDE atau kulit sapi sehingga memiliki daya tahan yang lebih kuat daripada sarung tangan dengan bahan katun.

2. Terdapat Reflektor Reflektor adalah bahan yang dapat menyala ketika keadaan gelap. Hal ini berguna untuk memudahkan petugas pemadam kebakaran dalam mengetahui lokasi satu sama lainnya.

3. Memiliki Ukuran yang Tebal dan Besar Sarung tangan khusus ini memiliki ukuran dan ketebalan yang melebihi sarung tangan pada umumnya. Hal ini dimaksud untuk melindungi tangan secara keseluruhan dari panasnya kobaran api.

4. Harga Terbilang Mahal Berdasarkan fungsi dan bahan yang digunakan, maka tak heran jika sarung tangan khusus pemadam kebakaran memiliki harga jual yang mahal.

Spesifikasi Umun Sarung Tangan Damkar Yang Biasa Digunakan Oleh Pemadam

Mengingat keselamatan pemadam kebakaran tak kalah penting dari misi penyelamatan itu sendiri, petugas harus menggunakan sarung tangan pemadam berkualitas. Di pasaran cukup banyak merek sarung tangan damkar yang tersedia. Agar tak salah pilih, sebaiknya simak spesifikasi umum sarung tangan yang biasa digunakan oleh pemadam kebakaran berikut ini.

  • Bahan

Mayoritas bahan yang digunakan adalah suede. Harganya lebih bersahabat dibandingkan sarung tangan damkar berbahan kulit. Namun, untuk daya ketahanan yang lebih tinggi dan awet, Anda bisa memilih sarung tangan damkar berbahan kulit atau serat sintetis kombinasi.  

  • Ukuran

Ukuran 16 inci merupakan yang paling umum. Meskipun demikian, terdapat ukuran lain yang tersedia. Dalam memilih ukuran, usahakan sarung tangan harus pas, tidak kekecilan ataupun kebesaran. Hal ini dilakukan agar Anda tetap nyaman menggunakan sarung tangan damkar dalam waktu lama. Berbeda dari sarung tangan biasa, sarung tangan damkar lebih panjang, hampir menutupi sebagian lengan. Bahannya tebal agar melindungi tangan secara maksimal dari panas maupun benda berbahaya lainnya. 

  • Komponen Pendukung

Sarung tangan damkar dilengkapi reflektor yang dapat menyala dalam keadaan minim cahaya ataupun gelap. Reflektor akan memudahkan petugas pemadam kebakaran mengetahui letak tangan ketika memegang selang air. 

  • Harga

Harga sarung tangan damkar bervariasi. Mengingat kegunaannya yang begitu besar, harga sarung tangan ini berkali lipat lebih mahal daripada sarung tangan biasa. 

Mengapa Sarung Tangan Pemadam Harus Digunakan Saat Bertugas?

Sesuai namanya, sarung tangan damkar memang diciptakan secara khusus untuk melindungi tangan. Alat ini dapat meredam panas, tahan goresan, dan tahan bahan kimia berbahaya. Sarung tangan damkar terdiri dari tiga lapisan, yakni kulit luar, penghalang kelembaban, dan lapisan termal. 

Umumnya, kulit luar sarung tangan damkar dibuat dari suede atau kulit hewan asli, seperti sapi, kambing, rusa, babi, atau kanguru. Dibandingkan suede, sarung tangan damkar dari kulit hewan memberikan daya cengkeram dan gesek serta ketahanan tusukan yang lebih baik. Tak jarang, kulit hewan asli akan dikombinasikan dengan silikon agar ketahanan dan daya serap sarung tangan terhadap air makin tinggi.  

Kendati demikian, sarung tangan damkar modern juga menggunakan serat sintetis sebagai pengganti kulit hewan asli. Serat sintetis memiliki ketahanan yang kuat terhadap goresan dan panas. Bahkan, sejumlah produsen sarung tangan damkar memadukan serat sintetis dengan bahan lain untuk memperkuat ketahanan di bagian telapak tangan luar, lapisan dalam, dan punggung tangan. 

Lapisan penghalang kelembaban mencegah terjadinya penetrasi fisik cairan, seperti air, bahan kimia, ataupun darah. Lapisan ini biasanya terbuat dari bahan PTFE (polytetrafluoroethylene) yang tahan air dan panas. Sementara penghalang termal berfungsi memberikan insulasi ekstra ke tangan. Lapisan ini memberikan perlindungan dari panas dan kenyamanan selama menggunakan sarung tangan damkar. 

Berbekal ketiga lapisan tersebut, tangan akan terlindungi penuh dari bahaya ketika bertugas. Risiko terkena gesekan, percikan air, cairan kimia berbahaya, atau kobaran api dapat ditekan semaksimal mungkin. Anda bisa bertugas dengan nyaman dan fokus terhadap penyelamatan.